Mittwoch, 26. Januar 2011

Ketika Demokrasi hanya judul belaka


Ketika Demokrasi hanya judul belaka
Keadilan sosial pun hanya menjadi impian

Dengan Moto: dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat
Sebuah idealisme
Yang tak perlu lagi dipertanyakan tujuannya;

Tapi….
Adakah yang pernah bertanya
Apakah rakyat menjadi bagian?

Lima tahun sekali diadakan pesta untuk rakyat
Pesta demokrasi
Semua orang di undang
Semua boleh bersuara

Tapi……
Adakah yang pernah tahu
Kepada siapa rakyat bisa bersuara?

Para wakil rakyat terpilih
Bersidang
Membuat undang-undang
Untuk kesejahteraan

Tapi….
Adakah mereka peduli
Apakah rakyat sejahtera?

Hati ini menangis dan teriris
Melihat kenyataan
Yang terjadi bukanlah yang menjadi tujuan

Bangsa ku tandus
Tanah air ku kering
Jiwa dan raga nya hancur
Rakyat nya merana

Bersuara lalu dibungkam
Menjerit lalu ditembak

Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat

Ketika demokrasi hanya judul belaka
Keadilan sosial pun hanya menjadi impian

Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen